Gambaran umum
Dua museum Makassar hanya terpaut beberapa ratus meter di pusat kota lama, dekat Pantai Losari. Museum La Galigo, museum provinsi Sulawesi Selatan, menempati bangunan kolonial di dalam Benteng Rotterdam dan menyimpan warisan Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja, naskah lontara, serta model kapal pinisi. Museum Kota Makassar yang gratis, di bekas gedung balai kota tahun 1916 di Jalan Balaikota, menuturkan kisah kota pelabuhan ini lewat peta niaga kuno, koin, dan keramik.
Contoh rencana perjalanan
Hari 1: Museum Kota Makassar di Jalan Balaikota saat buka pukul 09.00 WITA (45 menit–1 jam; gratis) → jalan kaki beberapa ratus meter ke Benteng Rotterdam untuk menjelajahi galeri Museum La Galigo (1–1,5 jam; Rp5.000, tutup pukul 16.00 WITA) → makan siang → kembali ke Benteng Rotterdam mulai sekitar pukul 15.30 WITA untuk menyusuri dinding benteng dan pelatarannya, seperti saran portal pariwisata nasional → kawasan tepi laut dekat Pantai Losari.
Waktu terbaik berkunjung
Pagi hingga awal siang paling pas untuk galeri: Museum La Galigo tutup pukul 16.00 WITA setiap hari dan Museum Kota Makassar pukul 15.00 WITA pada akhir pekan, jadi kunjungi museum lebih dulu dan sisakan dinding Benteng Rotterdam untuk sore hari. Museum Kota tutup pada hari libur. La Galigo resmi buka setiap hari, tetapi sejumlah ulasan wisata menyebutnya tutup pada Senin dan hari libur nasional, jadi pastikan dulu bila hanya punya hari itu.