World Museum Guide
Museum Khusus ⏱ 1 jam

Museum Kretek

Kudus · Indonesia · 1986

Museum Kretek, Kudus

Photo: PL203 Arum · CC BY-SA 3.0

Jawaban singkat

Satu-satunya museum rokok di Indonesia ini mengisahkan kretek di Kudus, kota kelahirannya. Buka setiap hari: 08.00–15.00 WIB. Tiket: Rp4.000 Senin–Sabtu; Rp5.000 pada hari Minggu dan hari libur nasional. Luangkan waktu 1 jam.

Informasi pengunjung terakhir ditinjau 22 Oktober 2026. Periksa situs resmi museum untuk informasi terbaru.

Museum Kretek sekilas: jam buka, harga tiket, dan lama kunjungan

Jam buka Setiap hari: 08.00–15.00 WIB
Harga tiket Rp4.000 Senin–Sabtu; Rp5.000 pada hari Minggu dan hari libur nasional
Pemesanan Tiket biasanya tersedia di hari yang sama
Waktu kunjungan 1 jam
Waktu terbaik berkunjung Kapan saja: tidak seperti banyak museum lain, Museum Kretek juga buka pada hari Senin.
Cara ke sana Mobil: Kudus berjarak sekitar 50 km di timur Semarang, kira-kira satu jam perjalanan darat; museum berada di Jl. Getas Pejaten, Kecamatan Jati
Alamat Jl. Getas Pejaten No. 155, Getas Pejaten, Jati, Kudus Regency, Central Java 59343, Indonesia
Situs resmi museum.kemenbud.go.id

Diperiksa 22 Oktober 2026 dengan situs resmi. Harga dan jam buka bisa berubah — pastikan sebelum berangkat.

Museum Kretek terkenal karena apa?

Kudus, sekitar 50 km di timur Semarang, adalah jantung industri kretek, rokok khas Indonesia yang dicampur cengkih. Kisah setempat yang dituturkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyebut Haji Djamhari sebagai penemunya: ia mengoleskan minyak cengkih di dada untuk meredakan sesak napas, lalu bereksperimen mencampur cengkih yang dihaluskan dengan tembakau dan melintingnya dengan klobot. Bunyi 'kemretek' saat lintingan itu dibakar menjadi asal nama kretek. Industri yang tumbuh kemudian menjadikan Kudus daerah penghasil kretek terbesar di Indonesia, dan museum ini didirikan untuk menunjukkan eratnya kota ini dengan kretek.

Gagasannya datang dari Soepardjo Rustam, yang dalam kunjungannya ke Kudus melihat bagaimana usaha kretek menggerakkan perekonomian setempat. Persatuan Pengusaha Rokok Kudus (PPRK) membiayai pembangunannya mulai 1985, dan museum diresmikan pada 3 Oktober 1986. Asosiasi Museum Indonesia menyebutnya satu-satunya museum rokok di Indonesia. Museum ini milik Pemerintah Kabupaten Kudus dan dikelola Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus, dan di lahannya yang seluas sekitar 2,5 hektare juga berdiri rumah adat Kudus serta bangunan bergaya surau Kudus.

Di dalam, pameran menelusuri kretek dari ladang hingga bungkus: diorama penanaman dan pengolahan tembakau, cengkih, dan klobot, contoh jenis tembakau dan cengkih, alat linting dan perajang tembakau tradisional, hingga peralihan dari linting tangan ke mesin modern. Patung-patung karya seniman Kudus, banyak di antaranya pendidik, menggambarkan pekerja di setiap tahap. Foto-foto memperkenalkan para pendiri pabrik kretek besar, dan Pojok Nitisemito menyimpan peninggalan 'Raja Kretek', pendiri pabrik Bal Tiga yang dikenal sebagai pengusaha rokok besar pertama di Indonesia. Sistem Registrasi Nasional Museum menyebut benda-benda promosi kretek masa lalu sebagai koleksi unggulan.

Kunjungan ke sini singkat dan murah: museum buka setiap hari pukul 08.00–15.00 WIB, dengan tiket Rp4.000 pada Senin–Sabtu dan Rp5.000 pada hari Minggu dan hari libur nasional. Koleksinya merekam perkembangan industri kretek Kudus sejak awal hingga 1990-an. Di kompleksnya juga ada mini bioskop serta kolam renang dan wahana air yang dikenai tarif terpisah. Museum ini juga menjadi salah satu lokasi syuting serial Gadis Kretek.

Cocok untuk: Pencinta sejarah · Wisatawan hemat

Koleksi apa yang wajib dilihat di Museum Kretek?

1

Pojok Nitisemito

Nitisemito · pendiri pabrik rokok Bal Tiga

Peninggalan dan dokumentasi Nitisemito, yang dijuluki Raja Kretek dan dikenal sebagai pengusaha rokok besar pertama di Indonesia.

2

Diorama produksi kretek

Industri kretek Kudus

Diorama tentang penanaman dan pengolahan tembakau, cengkih, dan klobot sebelum dilinting menjadi kretek.

3

Alat promosi kretek masa lalu

Perusahaan kretek Kudus · abad ke-20

Benda-benda promosi dari dekade-dekade lampau, yang disebut Sistem Registrasi Nasional Museum sebagai koleksi unggulan museum.

4

Alat linting dan perajang tembakau

Produksi kretek tradisional

Alat giling dan alat perajang tembakau yang menunjukkan cara membuat kretek sebelum digantikan mesin.

5

Rumah adat Kudus

Arsitektur tradisional Kudus

📍 Halaman museum

Rumah tradisional Kudus, salah satu dari dua bangunan terpisah di depan museum; satunya lagi bergaya surau Kudus.

Koleksi dan sorotan

  • • Peralatan dan mesin produksi kretek
  • • Diorama pengolahan tembakau, cengkih, dan klobot
  • • Kemasan dan alat promosi kretek lama
  • • Foto para pendiri perusahaan kretek
  • • Contoh tembakau dan cengkih
  • • Patung pekerja kretek karya seniman Kudus

Tips berkunjung ke Museum Kretek

  1. 1.

    Waktu terbaik berkunjung

    Kapan saja: tidak seperti banyak museum lain, Museum Kretek juga buka pada hari Senin. Datanglah sebelum sore karena museum tutup pukul 15.00 WIB; tiket hari Minggu dan hari libur nasional Rp1.000 lebih mahal.

  2. 2.

    Tiket & pemesanan

    Bayar di museum saat datang: Rp4.000 Senin–Sabtu, Rp5.000 hari Minggu dan hari libur nasional. Kolam renang dikenai tarif terpisah.

  3. 3.

    Aksesibilitas

    Belum ada informasi aksesibilitas yang dipublikasikan; hubungi museum sebelum berkunjung.

  4. 4.

    Aturan foto

    Belum ada kebijakan fotografi yang dipublikasikan; ikuti rambu di ruang pamer, hindari lampu kilat pada kertas dan kemasan lama, dan minta izin petugas sebelum merekam video.

Bagaimana cara ke Museum Kretek?

  • Mobil Kudus berjarak sekitar 50 km di timur Semarang, kira-kira satu jam perjalanan darat; museum berada di Jl. Getas Pejaten, Kecamatan Jati
  • Taksi Grab, Gojek, atau taksi lokal ke Museum Kretek, Jl. Getas Pejaten No. 155, Kudus

Alamat: Jl. Getas Pejaten No. 155, Getas Pejaten, Jati, Kudus Regency, Central Java 59343, Indonesia

Sumber yang kami periksa

Fakta pengunjung dan sejarah di halaman ini berasal dari sumber berikut, diperiksa pada tanggal yang tertera.

  1. Museum Kretek (Sistem Registrasi Nasional Museum) — Ministry of Culture of the Republic of Indonesia, 22 Oktober 2026
  2. Tembakau Utuh Kasturi Grade 1 (collection record) — Ministry of Culture of the Republic of Indonesia, 22 Oktober 2026
  3. Mengenal Museum Kretek Kudus: Sejarah, Fasilitas, Cara Berkunjung — detikNews, 22 Oktober 2026
  4. Sejarah Museum Kretek Kudus, Satu-satunya di Indonesia (8 November 2023) — Kompas.com, 22 Oktober 2026
  5. Sejarah Museum Kretek di Kudus (6 November 2023) — Kompas.com, 22 Oktober 2026
  6. Museum Kretek — Wikipedia bahasa Indonesia, 22 Oktober 2026
  7. Kretek Museum — Wikipedia, 22 Oktober 2026

Museum Kretek: pertanyaan yang sering diajukan

Berapa harga tiket masuk Museum Kretek Kudus?

Menurut Sistem Registrasi Nasional Museum, tiket masuk Rp4.000 pada Senin–Sabtu dan Rp5.000 pada hari Minggu dan hari libur nasional; cukup bayar di lokasi selama jam buka. Kolam renang dan wahana air di kompleks museum tidak termasuk dan dikenai tarif tersendiri.

Di mana lokasi Museum Kretek Kudus dan bagaimana cara ke sana?

Museum berada di Jl. Getas Pejaten No. 155, Kecamatan Jati, Kudus. Kudus berjarak sekitar 50 km di timur Semarang, kira-kira satu jam perjalanan darat, jadi datanglah dengan mobil pribadi atau sewaan dari Semarang. Di dalam kota Kudus, Grab, Gojek, atau taksi bisa mengantar ke alamat museum.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk berkeliling Museum Kretek?

Sekitar satu jam cukup untuk ruang pamer utama, tempat diorama, peralatan, dan foto menelusuri kretek dari penanaman tembakau dan cengkih hingga linting tangan dan produksi pabrik, ditambah Pojok Nitisemito. Tambahkan waktu untuk melihat rumah adat Kudus di depan museum atau jika keluarga ingin berenang di kolam renang kompleks.

Apa saja koleksi unggulan Museum Kretek?

Jangan lewatkan Pojok Nitisemito berisi peninggalan 'Raja Kretek', pendiri pabrik rokok Bal Tiga; diorama penanaman dan pengolahan tembakau, cengkih, dan klobot; alat linting dan perajang tembakau lama; serta alat promosi kretek masa lalu yang disebut sebagai koleksi unggulan dalam Sistem Registrasi Nasional Museum. Di luar berdiri rumah adat Kudus.

Bolehkah memotret di dalam Museum Kretek?

Belum ada kebijakan fotografi yang dipublikasikan, dan Kompas pernah memuat foto-foto yang diambil di ruang pamernya. Ikuti rambu di ruang pamer, hindari lampu kilat pada kemasan dan iklan kertas lama, dan minta izin petugas lebih dulu jika ingin merekam video atau memotret untuk keperluan komersial.

Mengapa ada museum kretek di Kudus?

Kudus adalah tempat lahirnya kretek. Menurut Pemprov Jawa Tengah, Haji Djamhari dari Kudus mencampur cengkih halus dengan tembakau untuk meredakan sesak napasnya dan melintingnya dengan klobot; bunyi 'kemretek' saat dibakar menjadi asal nama rokok ini. Kudus kemudian menjadi penghasil kretek terbesar di Indonesia, dan museum ini dibangun untuk mendokumentasikan perkembangan industrinya.

Apakah Museum Kretek gratis?

Tidak, tetapi sangat murah: Rp4.000 pada Senin–Sabtu dan Rp5.000 pada hari Minggu dan hari libur nasional. Tidak ada kategori gratis yang dipublikasikan.

Jam berapa Museum Kretek buka?

Museum Kretek buka setiap hari: 08.00–15.00 WIB. Jam buka dapat berubah saat hari libur, jadi periksa situs resmi sebelum berkunjung.

Apakah Museum Kretek buka hari Senin?

Ya — Museum Kretek buka setiap hari, termasuk Senin dan Minggu: Setiap hari: 08.00–15.00 WIB. Periksa situs resmi untuk jam buka saat hari libur.