> Source: https://worldmuseumguide.org/id/museums/sultan-mahmud-badaruddin-ii-museum/ — updated 2026-10-22. Markdown mirror generated at build time from the same content as the HTML page. Title: Museum Sultan Mahmud Badaruddin II: Jam Buka & Tiket

Museum Sejarah ⏱ 1 jam

# Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

[Palembang](https://worldmuseumguide.org/id/countries/indonesia/palembang/) · [Indonesia](https://worldmuseumguide.org/id/countries/indonesia/) · 1984

![Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang](https://worldmuseumguide.org/images/sultan-mahmud-badaruddin-ii-museum.webp)

Photo: [fitri agung from Pekanbaru, Riau, Indonesia](https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Sultan_Mahmud_Badaruddin_II_Museum,_Palembang.jpg) · [CC BY 2.0](https://creativecommons.org/licenses/by/2.0)

## Jawaban singkat

Museum Sultan Mahmud Badaruddin II menempati gedung keresidenan kolonial abad ke-19 yang dibangun di bekas Kuto Lama, salah satu keraton Kesultanan Palembang, di sisi Benteng Kuto Besak di tepi Sungai Musi. Buka Selasa–Jumat: 08.00–15.00 WIB; Sabtu–Minggu: 09.00–15.00 WIB; tutup setiap hari Senin. Tiket: Rp5.000 untuk dewasa; tarif terpisah untuk anak-anak, pelajar, dan wisatawan mancanegara (tidak dipublikasikan secara daring). Luangkan waktu 1 jam.

Informasi pengunjung terakhir ditinjau 22 Oktober 2026. Periksa situs resmi museum untuk informasi terbaru.

## Museum Sultan Mahmud Badaruddin II sekilas: jam buka, harga tiket, dan lama kunjungan

- **Jam buka:** Selasa–Jumat: 08.00–15.00 WIB; Sabtu–Minggu: 09.00–15.00 WIB (Tutup setiap Senin)
- **Tutup:** Senin
- **Harga tiket:** Rp5.000 untuk dewasa; tarif terpisah untuk anak-anak, pelajar, dan wisatawan mancanegara (tidak dipublikasikan secara daring)
- **Pemesanan:** Tiket biasanya tersedia di hari yang sama
- **Waktu kunjungan:** 1 jam
- **Waktu terbaik berkunjung:** Datanglah pagi pada hari kerja mulai pukul 08.00 WIB (09.00 pada akhir pekan), lalu susuri tepian Sungai Musi pada sore hari; museum tutup setiap Senin dan tutup pukul 15.00.
- **Cara ke sana:** Jalan kaki: Di sisi Benteng Kuto Besak di tepi Sungai Musi, sekitar 300 m dari Jembatan Ampera
- **Alamat:** Jl. Sultan Mahmud Badaruddin II No. 2, 19 Ilir, Ilir Barat I, Palembang, South Sumatra, Indonesia
- **Situs resmi:** museum.kemenbud.go.id

Diperiksa 22 Oktober 2026 dengan [situs resmi](https://museum.kemenbud.go.id/museum/profile/museum+sultan+mahmud+badaruddin+ii+palembang). Harga dan jam buka bisa berubah — pastikan sebelum berangkat.

## Museum Sultan Mahmud Badaruddin II terkenal karena apa?

Museum ini berdiri di bekas Kuto Lama — disebut juga Kuto Tengkuruk atau Kuto Batu — keraton Sultan Mahmud Badaruddin I (1724–1758), penguasa Kesultanan Palembang. Setelah kesultanan jatuh ke tangan Belanda pada 1821 dan dihapuskan, pemerintah kolonial menghancurkan keraton itu pada 7 Oktober 1823 dan langsung mendirikan bangunan baru di atas reruntuhannya; bangunan pertama, rampung pada 1824, dikenal sebagai Gedung Siput. Bangunan itu kemudian dibangun ulang menjadi gedung batu dua lantai yang berdiri sekarang, yang sejak 1825 menjadi kantor residen kolonial dan direnovasi dengan tambahan kaca pada 1920-an.

Selama Perang Dunia II, pasukan pendudukan Jepang memakai gedung ini sebagai markas militer, dan setelah kemerdekaan gedung ini sempat menjadi markas Kodam II/Sriwijaya. Gedung kemudian diserahkan kepada Pemerintah Kota Palembang dan dijadikan museum pada 1984. Namanya diambil dari Sultan Mahmud Badaruddin II, yang melawan pasukan Belanda dan Inggris dan diasingkan ke Ternate pada 1821. Kini museum ini terdaftar sebagai museum umum tipe A, dimiliki Pemerintah Kota Palembang dan dikelola dinas kebudayaannya, dan gedungnya juga menjadi kantor dinas pariwisata kota.

Pengumpulan koleksi dimulai pada 1984, ketika sebagian benda yang sebelumnya disimpan di rumah bari — rumah limas asli — dipindahkan ke sini seiring dipindahkannya rumah tersebut ke Museum Balaputra Dewa. Ruang pamernya menampilkan songket dan pakaian adat Palembang, senjata kesultanan seperti keris, pedang, dan tombak, kerajinan dan aksesori budaya, serta mata uang yang menelusuri sejarah ekonomi kota, ditambah replika prasasti masa Sriwijaya. Tamannya menampung arca-arca masa Sriwijaya, termasuk Ganesha dan arca Buddha yang tidak utuh. Gedung keresidenan itu sendiri, yang memadukan gaya Eropa dengan arsitektur rumah bari Palembang, sama menariknya dengan koleksinya.

Menurut data registrasi museum nasional, museum buka Selasa–Jumat pukul 08.00–15.00 WIB dan Sabtu–Minggu pukul 09.00–15.00 WIB, serta tutup setiap Senin. Tiket dewasa Rp5.000, sedangkan tarif untuk kelompok pengunjung lain ditetapkan terpisah di loket. Museum ini berada di Jalan Sultan Mahmud Badaruddin II No. 2, di sisi Benteng Kuto Besak dari abad ke-18 — yang masih dipakai TNI dan tertutup untuk umum — dan sekitar 300 meter dari Jembatan Ampera, sehingga mudah disinggahi sambil menyusuri tepian Sungai Musi.

Cocok untuk: Pencinta sejarah · Pencinta arsitektur · Wisatawan hemat

## Koleksi apa yang wajib dilihat di Museum Sultan Mahmud Badaruddin II?

1

### Gedung keresidenan

Arsitektur kolonial dengan pengaruh rumah bari Palembang · 1820-an, direnovasi 1920-an

📍 Gedung museum

Gedung batu dua lantai yang berdiri di atas reruntuhan Keraton Kuto Lama dan menjadi kantor residen kolonial sejak 1825, lalu markas militer Jepang.

2

### Arca Ganesha

Masa Sriwijaya

📍 Taman museum

Arca Ganesha di antara arca-arca masa Sriwijaya yang dipajang di taman museum.

3

### Arca Buddha yang tidak utuh

Masa Sriwijaya

📍 Taman museum

Arca Buddha yang sudah tidak utuh di halaman museum, pengingat masa lalu Palembang sebagai pusat Kerajaan Sriwijaya yang bercorak Buddha.

4

### Songket Palembang

Tradisi tenun Palembang

Kain songket tradisional Palembang, dipamerkan bersama pakaian adat dan aksesori budaya.

5

### Senjata kesultanan

Kesultanan Palembang Darussalam

Keris, pedang, dan tombak dari masa kesultanan, bagian dari koleksi yang juga mencakup mata uang dari sejarah ekonomi Palembang.

## Koleksi dan sorotan

-   • Songket dan pakaian adat Palembang
-   • Senjata kesultanan: keris, pedang, dan tombak
-   • Mata uang
-   • Kerajinan dan aksesori budaya
-   • Arca dan replika prasasti masa Sriwijaya
-   • Arkeologika, keramik, dan seni rupa

## Tips berkunjung ke Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

1.  ### Waktu terbaik berkunjung
    
    Datanglah pagi pada hari kerja mulai pukul 08.00 WIB (09.00 pada akhir pekan), lalu susuri tepian Sungai Musi pada sore hari; museum tutup setiap Senin dan tutup pukul 15.00.
    
2.  ### Tiket & pemesanan
    
    Bayar di loket saat tiba: Rp5.000 untuk dewasa; tarif untuk anak-anak, pelajar, dan wisatawan mancanegara ditetapkan terpisah dan tidak dipublikasikan secara daring. Tidak ada informasi pemesanan lebih dulu.
    
3.  ### Aksesibilitas
    
    Tidak ada informasi aksesibilitas yang dipublikasikan; hubungi museum sebelum berkunjung. Ruang pamer tersebar di gedung bersejarah dua lantai.
    
4.  ### Aturan foto
    
    Aturan fotografi tidak dipublikasikan secara daring; minta izin petugas sebelum memotret di dalam dan hindari lampu kilat di dekat kain.
    

## Bagaimana cara ke Museum Sultan Mahmud Badaruddin II?

-   Jalan kaki Di sisi Benteng Kuto Besak di tepi Sungai Musi, sekitar 300 m dari Jembatan Ampera
-   Taksi Taksi atau taksi online ke Jl. Sultan Mahmud Badaruddin II No. 2, 19 Ilir, Palembang

Alamat: Jl. Sultan Mahmud Badaruddin II No. 2, 19 Ilir, Ilir Barat I, Palembang, South Sumatra, Indonesia

## Sumber yang kami periksa

Fakta pengunjung dan sejarah di halaman ini berasal dari sumber berikut, diperiksa pada tanggal yang tertera.

1.  [Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang — national museum registry profile](https://museum.kemenbud.go.id/museum/profile/museum+sultan+mahmud+badaruddin+ii+palembang) — Ministry of Culture of the Republic of Indonesia, 22 Oktober 2026
2.  [Data Museum — registry listing (Jl. Sultan Mahmud Badaruddin II No. 2)](https://museum.kemenbud.go.id/museum?page=48) — Ministry of Culture of the Republic of Indonesia, 22 Oktober 2026
3.  [Sultan Mahmud Badaruddin II Museum – National Museum](https://www.indonesia.travel/gb/en/destination/sumatra/south-sumatra/museum-sultan-mahmud-badaruddin-ii-palembang/) — Ministry of Tourism of the Republic of Indonesia (Wonderful Indonesia), 22 Oktober 2026
4.  [Museum Sultan Mahmud Badaruddin II (13 May 2024)](https://www.rri.co.id/wisata/686769/museum-sultan-mahmud-badaruddin-ii) — RRI (Radio Republik Indonesia), 22 Oktober 2026
5.  [Sultan Mahmud Badaruddin II Museum](https://en.wikipedia.org/wiki/Sultan_Mahmud_Badaruddin_II_Museum) — Wikipedia, 22 Oktober 2026
6.  [Museum Sultan Mahmud Badaruddin II](https://id.wikipedia.org/wiki/Museum_Sultan_Mahmud_Badaruddin_II) — Wikipedia (Bahasa Indonesia), 22 Oktober 2026
7.  [Kuto Besak](https://en.wikipedia.org/wiki/Kuto_Besak) — Wikipedia, 22 Oktober 2026
8.  [Ampera Bridge (coordinates)](https://www.wikidata.org/wiki/Q643147) — Wikidata, 22 Oktober 2026
9.  [Buddha statue displayed in the yard of the Sultan Mahmud Badaruddin II Museum](https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Buddha_Seguntang_Palembang.jpg) — Wikimedia Commons, 22 Oktober 2026

## Museum Sultan Mahmud Badaruddin II: pertanyaan yang sering diajukan

### Berapa harga tiket masuk Museum Sultan Mahmud Badaruddin II?

Data registrasi museum nasional mencantumkan tiket masuk Rp5.000. Tarif terpisah berlaku untuk anak-anak, pelajar, dan wisatawan mancanegara, tetapi museum tidak memublikasikannya secara daring, jadi tanyakan di loket saat tiba. Museum ini milik Pemerintah Kota Palembang dan dikelola dinas kebudayaannya.

### Apakah Museum Sultan Mahmud Badaruddin II buka hari Senin?

Tidak. Menurut data registrasi museum nasional, museum buka Selasa–Jumat pukul 08.00–15.00 WIB dan Sabtu–Minggu pukul 09.00–15.00 WIB, serta tutup setiap Senin. Jam buka yang dilaporkan di sumber lain sedikit berbeda, jadi rencanakan kunjungan pagi dan pastikan jadwalnya sebelum datang pada hari libur nasional.

### Di mana lokasi Museum Sultan Mahmud Badaruddin II dan bagaimana cara ke sana?

Museum berada di Jalan Sultan Mahmud Badaruddin II No. 2, kawasan 19 Ilir, pusat Kota Palembang, di sisi Benteng Kuto Besak di tepi Sungai Musi dan sekitar 300 meter dari Jembatan Ampera, sehingga mudah dicapai dengan berjalan kaki dari tepian sungai. Taksi dan taksi online juga bisa menurunkan Anda di depan pintu masuk.

### Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk berkeliling Museum Sultan Mahmud Badaruddin II?

Sediakan sekitar satu jam: untuk taman berisi arca masa Sriwijaya, termasuk Ganesha dan arca Buddha yang tidak utuh, lalu ruang pamer songket, pakaian adat, senjata kesultanan, dan mata uang di dalam gedung keresidenan dua lantai. Lanjutkan dengan berjalan menyusuri tepian Sungai Musi melewati Benteng Kuto Besak hingga Jembatan Ampera, hanya beberapa menit dari museum.

### Apa saja koleksi unggulan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II?

Mulailah dari gedungnya sendiri, keresidenan kolonial dua lantai yang memadukan gaya Eropa dengan arsitektur rumah bari Palembang. Lalu lihat arca Ganesha dan Buddha masa Sriwijaya di taman, replika prasasti masa Sriwijaya, songket dan pakaian adat Palembang, keris, pedang, dan tombak kesultanan, serta mata uang yang menelusuri sejarah ekonomi kota.

### Bolehkah memotret di dalam Museum Sultan Mahmud Badaruddin II?

Aturan fotografi tidak dipublikasikan secara daring, jadi minta izin petugas di pintu masuk sebelum memotret ruang pamer. Arca di taman dan fasad gedung bisa difoto dari halaman. Di dalam ruangan, matikan lampu kilat di dekat songket dan tekstil lain yang peka cahaya, dan jangan menyentuh senjata maupun koleksi lainnya.

### Siapa Sultan Mahmud Badaruddin II?

Sultan Mahmud Badaruddin II adalah penguasa Kesultanan Palembang Darussalam yang dikenang karena melawan pasukan kolonial Belanda dan Inggris demi mempertahankan kedaulatan kesultanan. Setelah Palembang jatuh ke tangan Belanda pada Juni 1821, ia diasingkan ke Ternate di Maluku dan wafat di sana pada 1852. Namanya diabadikan sebagai nama museum untuk menghormati jasanya bagi Kota Palembang.

### Apakah Museum Sultan Mahmud Badaruddin II gratis?

Tidak. Tiket masuk untuk dewasa Rp5.000, sedangkan tarif untuk anak-anak, pelajar, dan wisatawan mancanegara ditetapkan terpisah di loket. Tidak ada tarif gratis yang dipublikasikan.

### Jam berapa Museum Sultan Mahmud Badaruddin II buka?

Museum Sultan Mahmud Badaruddin II buka Selasa–Jumat: 08.00–15.00 WIB; Sabtu–Minggu: 09.00–15.00 WIB (Tutup setiap Senin). Jam buka dapat berubah saat hari libur, jadi periksa situs resmi sebelum berkunjung.

Rencanakan kunjungan

Harga tiket

Rp5.000 untuk dewasa; tarif terpisah untuk anak-anak, pelajar, dan wisatawan mancanegara (tidak dipublikasikan secara daring)

Jam buka

Selasa–Jumat: 08.00–15.00 WIB; Sabtu–Minggu: 09.00–15.00 WIB (Tutup setiap Senin)

[Situs resmi & tiket](https://museum.kemenbud.go.id/museum/profile/museum+sultan+mahmud+badaruddin+ii+palembang) [Lihat di Google Maps →](https://www.google.com/maps/search/?api=1&query=-2.9903,104.7611)

Kami tidak menjual tiket atau mengambil komisi — tautan langsung ke museum.

[Baca panduan lengkap dalam bahasa Inggris →](https://worldmuseumguide.org/museums/sultan-mahmud-badaruddin-ii-museum/)
