World Museum Guide
Museum Sejarah ⏱ 1 jam

Tjong A Fie Mansion

Medan · Indonesia · 2009

Tjong A Fie Mansion, Medan

Photo: Pratyeka · CC BY-SA 3.0

Jawaban singkat

Tjong A Fie Mansion di Jalan Ahmad Yani, Medan, adalah rumah dua lantai milik Tjong A Fie (1860–1921), pengusaha Hakka dan Majoor der Chineezen yang turut membangun kota ini. Buka setiap hari: 09.00–17.00 WIB. Tiket: Rp35.000 per orang, sudah termasuk tur berpemandu. Luangkan waktu 1 jam.

Informasi pengunjung terakhir ditinjau 22 Oktober 2026. Periksa situs resmi museum untuk informasi terbaru.

Tjong A Fie Mansion sekilas: jam buka, harga tiket, dan lama kunjungan

Jam buka Setiap hari: 09.00–17.00 WIB (Tutup pada hari pertama Tahun Baru Imlek)
Masuk terakhir 16.30 WIB
Harga tiket Rp35.000 per orang, sudah termasuk tur berpemandu
Pemesanan Tiket biasanya tersedia di hari yang sama
Waktu kunjungan 1 jam
Waktu terbaik berkunjung Datanglah saat buka (09.00 WIB) atau sore hari, dengan menyisakan waktu sebelum masuk terakhir pukul 16.30.
Cara ke sana Jalan kaki: Di kawasan Kesawan, pusat Kota Medan; pintu masuk di Jalan Ahmad Yani dan pintu keluar di Jalan Palang Merah
Alamat Jl. Jend. Ahmad Yani No. 105, Kesawan, Medan 20111, North Sumatra, Indonesia
Situs resmi tjongafiemansion.org

Diperiksa 22 Oktober 2026 dengan situs resmi. Harga dan jam buka bisa berubah — pastikan sebelum berangkat.

Tjong A Fie Mansion terkenal karena apa?

Tjong A Fie lahir dengan nama Tjong Fung Nam pada 1860 di Meixian, Guangdong, dan tiba di Labuan Deli, Sumatra, pada usia 17 tahun menyusul saudaranya, Tjong Yong Hian, yang sudah mapan di Medan. Kedua bersaudara ini membangun usaha perkebunan tembakau, teh, karet, kelapa sawit, dan tebu, serta bank, pertambangan, properti, dan perkeretaapian; pada 1906 mereka bersama Cheong Fatt Tze dari Penang membangun jalur kereta ChaoChow–Sukow, jalur kereta pertama di Tiongkok yang dibiayai dan dibangun oleh perantau Tionghoa. Pada 1911 Tjong A Fie menggantikan saudaranya sebagai Majoor der Chineezen, pemimpin komunitas Tionghoa Medan, dan mendanai sekolah, rumah sakit, kelenteng, gereja, serta masjid.

Rumah ini mulai dibangun pada 1895 di atas lahan seluas 8.000 meter persegi dan rampung sekitar 1900, sebagai hadiah untuk sang istri. Ke-35 ruangannya di dua lantai memadukan unsur Tionghoa, Melayu, Eropa, dan art deco, ditata menurut prinsip feng shui, dan mengelilingi halaman terbuka besar yang melambangkan "Sumur Langit". Di lantai bawah, ruangan di satu sisi diperuntukkan bagi tamu Tionghoa dan sebuah ruangan di sisi lain bagi Sultan Deli beserta rombongannya, dengan ruang tamu utama di tengah di balik pintu tinggi bergaya Tionghoa. Di lantai atas terdapat ruang dansa (ballroom) dan altar keluarga yang menghadap ke sana.

Tjong A Fie tinggal di rumah ini bersama istri ketiganya, Liem Koei Yap dari Binjai, dan ketujuh anak mereka hingga wafat pada 4 Februari 1921. Keturunannya membuka rumah ini untuk umum pada Juni 2009, setelah bertahun-tahun diperjuangkan oleh Fon Prawira Tjong, anggota keluarga yang mengelolanya. Pada 2013, hibah dari U.S. Ambassadors Fund for Cultural Preservation membiayai pemugaran sepertiga atap yang paling rusak dengan genteng buatan perajin di Jawa, dan pada 2016 rumah ini meraih kategori Museum Cantik dalam Anugerah Purwakalagrha Museum Awards. Bangunan ini merupakan cagar budaya yang dilindungi.

Rumah ini buka setiap hari pukul 09.00–17.00 WIB, dengan masuk terakhir pukul 16.30, dan hanya tutup pada hari pertama Tahun Baru Imlek. Tiket Rp35.000 sudah termasuk tur berpemandu dalam bahasa Inggris atau Indonesia; jumlah pengunjung di dalam rumah dibatasi, sehingga Anda mungkin perlu menunggu sebelum masuk. Foto keluarga, lukisan, pakaian sutra, dan perabot seperti ranjang mahoni Tjong A Fie mengisahkan keluarga ini dan budaya Melayu-Tionghoa Medan tempo dulu. Rumah ini berdiri di Jalan Ahmad Yani, kawasan Kesawan, tempat Tjong A Fie juga membangun menara jam Balai Kota lama Medan.

Cocok untuk: Pencinta sejarah · Pencinta arsitektur · Fotografer

Koleksi apa yang wajib dilihat di Tjong A Fie Mansion?

1

Halaman "Sumur Langit"

Tata letak feng shui · dibangun 1895–sekitar 1900

📍 Tengah rumah

Halaman terbuka besar yang dikelilingi ke-35 ruangan rumah, melambangkan "Sumur Langit" dalam tata letak feng shui.

2

Ruang tamu utama dan ruang tamu kehormatan

Interior Tionghoa, Melayu, dan Eropa · sekitar 1900

📍 Lantai bawah

Ruang tamu utama di balik pintu tinggi bergaya Tionghoa, diapit ruangan untuk tamu Tionghoa dan ruangan khusus untuk Sultan Deli beserta rombongannya.

3

Kamar tidur Tjong A Fie

Perabot asli · awal abad ke-20

Kamar pribadi sang pemilik rumah, dengan ranjang mahoni, pakaian sutra, dan benda-benda pribadinya.

4

Ruang dansa dan altar keluarga

Keluarga Tjong · sekitar 1900

📍 Lantai atas

Ruang dansa di lantai atas untuk pertemuan, menghadap altar tempat Tjong A Fie dan keluarganya beribadah; sumber berbahasa Indonesia juga menyebut adanya kuil Kwan Ti Kong di lantai ini.

5

Foto dan lukisan keluarga

Koleksi keluarga Tjong · akhir abad ke-19–abad ke-20

Foto, potret, dan lukisan yang menelusuri kehidupan Tjong A Fie, keluarganya, dan komunitas Tionghoa Medan.

Koleksi dan sorotan

  • • Foto dan potret keluarga
  • • Lukisan
  • • Perabot asli, termasuk ranjang mahoni
  • • Pakaian sutra dan benda pribadi
  • • Altar leluhur dan kuil Kwan Ti Kong
  • • Arsitektur perpaduan Tionghoa, Melayu, Eropa, dan art deco

Tips berkunjung ke Tjong A Fie Mansion

  1. 1.

    Waktu terbaik berkunjung

    Datanglah saat buka (09.00 WIB) atau sore hari, dengan menyisakan waktu sebelum masuk terakhir pukul 16.30. Jumlah pengunjung di dalam rumah dibatasi, jadi bersiaplah menunggu sebentar saat ramai; rumah ini tutup pada hari pertama Tahun Baru Imlek.

  2. 2.

    Tiket & pemesanan

    Bayar Rp35.000 saat tiba; tiket sudah termasuk tur berpemandu dan Anda bisa meminta pemandu berbahasa Inggris atau Indonesia. Untuk rombongan atau acara, hubungi +62 811 6130 388 atau [email protected].

  3. 3.

    Aksesibilitas

    Tidak ada informasi aksesibilitas yang dipublikasikan; hubungi museum sebelum berkunjung. Ruang dansa dan altar keluarga berada di lantai atas.

  4. 4.

    Aturan foto

    Aturan fotografi tidak dipublikasikan; tanyakan kepada pemandu ruangan mana yang boleh difoto dan jauhkan lampu kilat dari foto dan lukisan tua.

Bagaimana cara ke Tjong A Fie Mansion?

  • Jalan kaki Di kawasan Kesawan, pusat Kota Medan; pintu masuk di Jalan Ahmad Yani dan pintu keluar di Jalan Palang Merah
  • Taksi Taksi atau taksi online ke Jl. Jend. Ahmad Yani No. 105, Medan

Alamat: Jl. Jend. Ahmad Yani No. 105, Kesawan, Medan 20111, North Sumatra, Indonesia

Sumber yang kami periksa

Fakta pengunjung dan sejarah di halaman ini berasal dari sumber berikut, diperiksa pada tanggal yang tertera.

  1. Visit Us — Tjong A Fie Mansion — Tjong A Fie Mansion, 22 Oktober 2026
  2. Tjong A Fie Mansion — Historic. Heritage. Home. — Tjong A Fie Mansion, 22 Oktober 2026
  3. His Story — Tjong A Fie Mansion — Tjong A Fie Mansion, 22 Oktober 2026
  4. Restoration — Tjong A Fie Mansion (AFCP grant 2013) — Tjong A Fie Mansion, 22 Oktober 2026
  5. Tjong A Fie Mansion Meraih Museum Awards 2016 — Tjong A Fie Mansion, 22 Oktober 2026
  6. Tjong A Fie Mansion, Rumah Bersejarah yang Wajib Dikunjungi — Ministry of Tourism of the Republic of Indonesia (Wonderful Indonesia), 22 Oktober 2026
  7. Tjong A Fie — Wikipedia, 22 Oktober 2026
  8. Tjong A Fie Mansion — Wikipedia, 22 Oktober 2026
  9. Rumah Tjong A Fie — Wikipedia (Bahasa Indonesia), 22 Oktober 2026

Tjong A Fie Mansion: pertanyaan yang sering diajukan

Berapa harga tiket masuk Tjong A Fie Mansion?

Tiket masuk Rp35.000 per orang, sudah termasuk tur berpemandu oleh staf rumah ini — Anda bisa meminta pemandu berbahasa Inggris atau Indonesia. Pengelola hanya mencantumkan satu tarif, tanpa harga khusus untuk anak-anak, pelajar, atau wisatawan mancanegara. Untuk kunjungan rombongan atau acara, hubungi pengelola melalui telepon atau surel yang tercantum di situs web resminya.

Jam berapa Tjong A Fie Mansion buka?

Rumah ini buka setiap hari pukul 09.00–17.00 WIB, dengan masuk terakhir pukul 16.30, dan tutup pada hari pertama Tahun Baru Imlek. Karena jumlah pengunjung di dalam rumah dibatasi, Anda mungkin perlu menunggu sebentar sebelum tur dimulai saat ramai, jadi jangan datang mepet dengan waktu masuk terakhir.

Di mana lokasi Tjong A Fie Mansion dan bagaimana cara ke sana?

Tjong A Fie Mansion berada di Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 105, kawasan Kesawan, pusat Kota Medan. Pintu masuknya menghadap Jalan Ahmad Yani dan pintu keluarnya menghadap Jalan Palang Merah di belakang. Taksi dan taksi online bisa menurunkan Anda di depan gerbang, dan menara jam Balai Kota lama yang dibangun Tjong A Fie juga berada di kawasan Kesawan.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk berkeliling Tjong A Fie Mansion?

Sediakan sekitar satu jam. Setiap kunjungan berupa tur berpemandu yang melewati halaman tengah, ruang tamu dan ruang keluarga di lantai bawah, serta kamar tidur Tjong A Fie, lalu naik ke ruang dansa dan altar keluarga di lantai atas, dengan waktu untuk melihat foto, lukisan, dan perabot. Tambahkan waktu jika sedang ada acara atau pameran.

Apa saja yang menarik di Tjong A Fie Mansion?

Perhatikan halaman tengah terbuka yang ditata menurut feng shui sebagai "Sumur Langit"; ruang tamu utama dengan pintu tinggi bergaya Tionghoa; ruangan untuk tamu Tionghoa dan untuk rombongan Sultan Deli; kamar tidur Tjong A Fie dengan ranjang mahoninya; serta ruang dansa di lantai atas yang menghadap altar keluarga.

Bolehkah memotret di dalam Tjong A Fie Mansion?

Pengelola tidak mencantumkan aturan fotografi di situs webnya, jadi tanyakan kepada pemandu di awal tur ruangan mana yang boleh difoto. Jauhkan lampu kilat dari foto dan lukisan tua, dan jaga sikap di altar keluarga dan kuil di lantai atas. Untuk pemotretan komersial atau acara, hubungi pengelola terlebih dahulu.

Siapa Tjong A Fie?

Lahir dengan nama Tjong Fung Nam pada 1860 di Meixian, Guangdong, Tjong A Fie tiba di Labuan Deli, Sumatra, pada usia 17 tahun menyusul saudaranya, Tjong Yong Hian. Usaha mereka meliputi perkebunan, bank, pertambangan, properti, dan perkeretaapian. Pada 1911 ia menjadi Majoor der Chineezen, pemimpin komunitas Tionghoa Medan, dan mendanai sekolah, rumah sakit, kelenteng, gereja, serta masjid. Ia tinggal di rumah ini hingga wafat pada 1921.

Apakah Tjong A Fie Mansion gratis?

Tidak. Tiket masuk Rp35.000 per orang, sudah termasuk tur berpemandu. Pengelola tidak mencantumkan tarif gratis atau potongan harga.

Apakah Tjong A Fie Mansion buka hari Senin?

Ya — Tjong A Fie Mansion buka setiap hari, termasuk Senin dan Minggu: Setiap hari: 09.00–17.00 WIB (Tutup pada hari pertama Tahun Baru Imlek). Periksa situs resmi untuk jam buka saat hari libur.