World Museum Guide
Museum Sejarah ⏱ 1 jam Gratis

Museum Konperensi Asia Afrika

Bandung · Indonesia · 1980

Museum Konperensi Asia Afrika, Bandung

Photo: Chainwit. · CC BY 4.0

Jawaban singkat

Museum Konperensi Asia Afrika menempati Gedung Merdeka di Jalan Asia Afrika, pusat Kota Bandung, tempat 29 negara bersidang pada April 1955 dalam Konferensi Asia Afrika. Buka Rabu, Kamis, dan Sabtu: 09.00–12.00 dan 13.00–15.00 WIB; Jumat: 09.00–11.30 dan 13.30–15.30 WIB; tutup setiap hari Senin, Selasa dan Minggu. Tiket: Gratis untuk semua pengunjung (wajib registrasi daring). Luangkan waktu 1 jam dan pesan tiket lebih dulu.

Informasi pengunjung terakhir ditinjau 22 Oktober 2026. Periksa situs resmi museum untuk informasi terbaru.

Museum Konperensi Asia Afrika sekilas: jam buka, harga tiket, dan lama kunjungan

Jam buka Rabu, Kamis, dan Sabtu: 09.00–12.00 dan 13.00–15.00 WIB; Jumat: 09.00–11.30 dan 13.30–15.30 WIB (Tutup setiap Minggu, Senin, Selasa, dan hari libur nasional)
Tutup Senin, Selasa dan Minggu
Harga tiket Gratis untuk semua pengunjung (wajib registrasi daring)
Pemesanan Pesan tiket berjadwal lebih dulu — slot favorit cepat habis
Waktu kunjungan 1 jam
Waktu terbaik berkunjung Pesan sesi pagi mulai pukul 09.00 pada hari Rabu atau Kamis.
Cara ke sana Taksi: Naik Grab, Gojek, atau taksi ke Gedung Merdeka, Jl. Asia Afrika No. 65 — pilihan paling praktis dari hotel atau Stasiun Bandung
Alamat Gedung Merdeka, Jl. Asia Afrika No. 65, Braga, Sumur Bandung, Bandung 40111, West Java, Indonesia
Situs resmi mkaa.kemlu.go.id

Diperiksa 22 Oktober 2026 dengan situs resmi. Harga dan jam buka bisa berubah — pastikan sebelum berangkat.

Museum Konperensi Asia Afrika terkenal karena apa?

Gedung Merdeka bermula pada 1895 sebagai gedung perkumpulan Sociëteit Concordia, tempat bersantai warga kaya Bandung. Gedung ini dibangun ulang dengan gaya Art Deco pada 1926 oleh Van Galen dan C.P. Wolff Schoemaker, guru besar Technische Hoogeschool (kini ITB), lalu diperluas pada 1940 dengan rancangan bergaya Streamline Moderne karya Albert Aalbers. Pada 7 April 1955 Presiden Soekarno mengganti namanya menjadi Gedung Merdeka, dan pada 18–24 April 1955 gedung ini menjadi tempat Konferensi Asia Afrika yang diprakarsai Burma, Ceylon, India, Indonesia, dan Pakistan, dan ditutup dengan sepuluh prinsip yang dikenal sebagai Dasasila Bandung.

Gagasan mendirikan museum datang dari Menteri Luar Negeri Mochtar Kusumaatmadja, yang kerap ditanya para pemimpin Asia dan Afrika tentang gedung ini. Panitia peringatan 25 tahun KAA yang diketuai Joop Ave mewujudkannya bersama sejumlah kementerian, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Universitas Padjadjaran, lalu Presiden Soeharto meresmikan museum ini pada 24 April 1980. Perpustakaan dan ruang audiovisual menyusul pada 1985, dan sejak 18 Juni 1986 museum ini beralih dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan ke Kementerian Luar Negeri yang mengelolanya hingga kini. Tata pamerannya diperbarui menjelang KTT Asia Afrika 2005 dan peringatan 50 tahun KAA.

Pameran tetap menelusuri jalan menuju Bandung lewat benda tiga dimensi dan foto dokumenter Konferensi Kolombo (April–Mei 1954), pertemuan persiapan di Tugu dan Bogor, serta konferensi itu sendiri, disusul tampilan tentang latar belakang KAA, dampaknya bagi dunia, sejarah Gedung Merdeka, dan profil multimedia negara-negara peserta. Koleksi paling terkenal adalah diorama sidang pembukaan yang dibuat pada 1992, ketika Indonesia menjadi tuan rumah KTT Gerakan Non-Blok. Koleksi terdaftarnya juga mencakup patung Soekarno dan Mohammad Hatta serta mesin tik, kamera, dan teleprinter yang dipakai pers pada masa konferensi, sementara ruang audiovisual memutar film dokumenter.

Kunjungan tidak dipungut biaya, tetapi harus dipesan: daftarkan diri secara daring untuk tanggal dan sesi tertentu, lalu tunjukkan bukti konfirmasi saat tiba. Museum buka Rabu–Sabtu dalam sesi pagi dan siang, dengan jeda siang yang lebih panjang pada hari Jumat, serta tutup Minggu–Selasa dan pada hari libur nasional. Menurut Metro TV, museum ini dikunjungi sekitar 35.000 orang pada paruh pertama 2026, lebih dari 3.500 di antaranya wisatawan mancanegara, dan rombongan yang sudah reservasi mendapat pemanduan gratis oleh edukator dalam bahasa Indonesia, Inggris, atau Mandarin. Memotret tanpa lampu kilat diperbolehkan, tetapi makan dan minum tidak, dan tidak tersedia loker.

Cocok untuk: Pencinta sejarah · Wisatawan hemat · Pencinta arsitektur

Koleksi apa yang wajib dilihat di Museum Konperensi Asia Afrika?

1

Diorama Pembukaan Konferensi Asia Afrika

Dibuat 1992 · menggambarkan 18 April 1955

Adegan tiga dimensi sidang pembukaan konferensi, dibuat untuk kunjungan delegasi KTT ke-10 Gerakan Non-Blok yang diselenggarakan Indonesia pada 1992.

2

Patung Soekarno dan Mohammad Hatta

Patung tokoh · presiden dan wakil presiden pertama Indonesia

Patung dua tokoh pendiri bangsa yang tercatat dalam koleksi terdaftar museum, bersama patung perdana menteri Indonesia dan Burma.

3

Teleprinter Siemens, mesin tik, dan kamera

Peralatan pers dan film · era konferensi

Teleprinter Siemens Blattschreiber, mesin tik Royal dan Remington, kamera Leica, serta kamera film Mitchell mengingatkan bagaimana KAA 1955 diberitakan ke seluruh dunia.

4

Foto pertemuan Kolombo, Bogor, dan Bandung

Foto dokumenter · 1954–1955

📍 Ruang pamer utama

Foto dan benda di ruang utama mengikuti pertemuan persiapan di Kolombo, Tugu, dan Bogor hingga konferensi di Bandung.

Koleksi dan sorotan

  • • Foto dokumenter pertemuan persiapan 1954–1955 dan konferensi
  • • Diorama sidang pembukaan KAA
  • • Patung tokoh era konferensi
  • • Mesin tik, kamera, dan teleprinter pers era konferensi
  • • Profil multimedia negara-negara peserta
  • • Sejarah Gedung Merdeka
  • • Perpustakaan dokumen konferensi, buku, majalah, dan surat kabar

Tips berkunjung ke Museum Konperensi Asia Afrika

  1. 1.

    Waktu terbaik berkunjung

    Pesan sesi pagi mulai pukul 09.00 pada hari Rabu atau Kamis. Museum tutup Minggu–Selasa dan hari libur nasional, istirahat siang pukul 12.00–13.00 (Jumat 11.30–13.30), dan ramai rombongan pelajar saat libur sekolah.

  2. 2.

    Tiket & pemesanan

    Masuk gratis, tetapi setiap kunjungan wajib didaftarkan secara daring melalui halaman Simkuring. Kuota individu 25 orang per 15 menit; rombongan lebih dari 20 orang memesan paling lambat 7 hari sebelumnya. Pembatalan melalui WhatsApp customer care museum (0851-7343-1955) paling lambat 3 hari sebelumnya.

  3. 3.

    Aksesibilitas

    Belum ada informasi aksesibilitas yang dipublikasikan; hubungi customer care museum lewat WhatsApp (0851-7343-1955) atau email [email protected] sebelum berkunjung.

  4. 4.

    Aturan foto

    Boleh memotret dan merekam video tanpa lampu kilat, blitz, atau pencahayaan tambahan; perekaman untuk kepentingan komersial atau politik dibatasi. Dilarang makan, minum, dan mengunyah permen karet, dan tidak tersedia loker.

Bagaimana cara ke Museum Konperensi Asia Afrika?

  • Taksi Naik Grab, Gojek, atau taksi ke Gedung Merdeka, Jl. Asia Afrika No. 65 — pilihan paling praktis dari hotel atau Stasiun Bandung
  • Kereta Stasiun Bandung adalah stasiun kereta antarkota utama; lanjutkan dengan taksi atau ojek/taksi online ke Jalan Asia Afrika
  • Jalan kaki Gedung Merdeka berada di Jalan Asia Afrika, kawasan Braga, pusat Kota Bandung, sehingga mudah digabung dengan jalan kaki menyusuri kawasan kota lama

Alamat: Gedung Merdeka, Jl. Asia Afrika No. 65, Braga, Sumur Bandung, Bandung 40111, West Java, Indonesia

Sumber yang kami periksa

Fakta pengunjung dan sejarah di halaman ini berasal dari sumber berikut, diperiksa pada tanggal yang tertera.

  1. Museum Konperensi Asia Afrika — Museum Konperensi Asia Afrika / Ministry of Foreign Affairs of Indonesia, 22 Oktober 2026
  2. Registrasi - Museum Konperensi Asia Afrika — Museum Konperensi Asia Afrika / Ministry of Foreign Affairs of Indonesia, 22 Oktober 2026
  3. Tentang Museum KAA — Museum Konperensi Asia Afrika / Ministry of Foreign Affairs of Indonesia, 22 Oktober 2026
  4. KAA 1955 — Museum Konperensi Asia Afrika / Ministry of Foreign Affairs of Indonesia, 22 Oktober 2026
  5. Museum KAA Bandung Jadi Destinasi Wisata Sejarah Favorit Selama Libur Sekolah (4 July 2026) — Metro TV, 22 Oktober 2026
  6. 7 Rekomendasi Museum di Bandung: Lokasi, Jam Buka dan Harga Tiket (24 September 2026) — detikJabar, 22 Oktober 2026
  7. Museum Konperensi Asia Afrika — Sistem Registrasi Nasional Museum — Ministry of Culture of Indonesia, 22 Oktober 2026
  8. Museum Konperensi Asia Afrika — Wonderful Indonesia (Ministry of Tourism), 22 Oktober 2026
  9. Merdeka Building — Wikipedia, 22 Oktober 2026

Museum Konperensi Asia Afrika: pertanyaan yang sering diajukan

Berapa harga tiket masuk Museum Konperensi Asia Afrika?

Gratis: tiket masuk dan layanan pemanduan tidak dipungut biaya untuk semua pengunjung. Namun, Anda harus mendaftar lebih dulu melalui halaman reservasi daring museum (Simkuring) di mkaa.kemlu.go.id dengan memilih tanggal dan sesi, lalu menunjukkan bukti konfirmasi kepada petugas di pintu masuk. Kuota individu 25 orang setiap 15 menit; rombongan lebih dari 20 orang wajib memesan paling lambat tujuh hari sebelumnya.

Di mana lokasi Museum Konperensi Asia Afrika dan bagaimana cara ke sana?

Museum ini berada di dalam Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika No. 65, kawasan Braga, pusat Kota Bandung. Dari Stasiun Bandung, hotel, atau titik mana pun di kota, cara termudah adalah naik Grab, Gojek, atau taksi ke Gedung Merdeka. Museum tidak menyediakan loker, jadi bawalah barang seperlunya dan simpan tas Anda sendiri selama berkeliling.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk berkeliling Museum Konperensi Asia Afrika?

Sediakan sekitar satu jam. Waktu itu cukup untuk melihat pameran utama berisi foto dan benda dari pertemuan Kolombo, Bogor, dan Bandung, diorama sidang pembukaan, serta film dokumenter. Rombongan yang sudah reservasi dipandu edukator museum. Galeri tutup untuk istirahat siang pukul 12.00–13.00 (Jumat 11.30–13.30), jadi pilih sesi kunjungan dengan memperhitungkan jeda tersebut.

Apa saja koleksi unggulan Museum Konperensi Asia Afrika?

Primadonanya adalah diorama sidang pembukaan konferensi pada 18 April 1955 yang dibuat pada 1992, ketika Indonesia menjadi tuan rumah KTT Gerakan Non-Blok. Cari juga patung Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta, mesin tik, kamera, dan teleprinter Siemens milik pers era konferensi, foto dokumenter pertemuan persiapan, serta profil multimedia negara-negara peserta.

Bolehkah memotret di dalam Museum Konperensi Asia Afrika?

Boleh, untuk keperluan pribadi. Tata tertib museum mengizinkan foto dan video tanpa lampu kilat, blitz, atau pencahayaan tambahan, tetapi perekaman untuk kepentingan komersial atau politik dibatasi. Makan, minum, dan mengunyah permen karet tidak diperbolehkan di seluruh area museum, dan tidak ada loker, jadi bawa barang bawaan Anda selama berkeliling.

Apakah Museum Konperensi Asia Afrika buka pada akhir pekan?

Hanya pada hari Sabtu. Museum menerima pengunjung pada Rabu, Kamis, Jumat, dan Sabtu, serta tutup pada Minggu, Senin, Selasa, dan hari libur nasional. Pada hari Jumat jeda siangnya lebih panjang, pukul 11.30–13.30, menyesuaikan waktu salat Jumat. Panduan wisata lama dan situs web museum sebelumnya mencantumkan buka hari Selasa dan Minggu, tetapi jadwal itu sudah tidak berlaku.

Apakah Museum Konperensi Asia Afrika gratis?

Ya. Tiket masuk dan pemanduan gratis untuk semua pengunjung, baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Satu-satunya syarat adalah registrasi daring sebelum datang melalui halaman Simkuring di mkaa.kemlu.go.id dan menunjukkan bukti konfirmasi kepada petugas. Rombongan lebih dari 20 orang harus memesan paling lambat tujuh hari sebelum kunjungan.

Jam berapa Museum Konperensi Asia Afrika buka?

Museum Konperensi Asia Afrika buka Rabu, Kamis, dan Sabtu: 09.00–12.00 dan 13.00–15.00 WIB; Jumat: 09.00–11.30 dan 13.30–15.30 WIB (Tutup setiap Minggu, Senin, Selasa, dan hari libur nasional). Jam buka dapat berubah saat hari libur, jadi periksa situs resmi sebelum berkunjung.

Apakah Museum Konperensi Asia Afrika buka hari Senin?

Tidak — Museum Konperensi Asia Afrika tutup setiap hari Senin, Selasa dan Minggu. Rencanakan kunjungan ke museum lain pada hari tersebut dan periksa situs resmi untuk perubahan jam saat hari libur.