Museum Ullen Sentalu
Yogyakarta · Indonesia · 1997
Photo: Alharomain354 · CC BY-SA 4.0
Jawaban singkat
Museum Ullen Sentalu adalah museum swasta tentang budaya keraton Jawa yang tersembunyi di tengah hutan Kaliurang, di lereng Gunung Merapi sebelah utara Yogyakarta. Buka Selasa–Minggu: 08.30–16.30 WIB; tutup setiap hari Senin. Tiket: Rp50.000 untuk tur Adiluhung Mataram; Rp60.000 untuk tur Skriptorium; Rp100.000 untuk tur Vorstenlanden; Rp100.000 untuk English Guided Tour (sudah termasuk pemandu; masuk hanya dengan mengikuti tur). Luangkan waktu 1,5 jam.
Informasi pengunjung terakhir ditinjau 25 September 2026. Periksa situs resmi museum untuk informasi terbaru.
Museum Ullen Sentalu sekilas: jam buka, harga tiket, dan lama kunjungan
| Jam buka | Selasa–Minggu: 08.30–16.30 WIB (Tutup setiap Senin) |
|---|---|
| Tutup | Senin |
| Harga tiket | Rp50.000 untuk tur Adiluhung Mataram; Rp60.000 untuk tur Skriptorium; Rp100.000 untuk tur Vorstenlanden; Rp100.000 untuk English Guided Tour (sudah termasuk pemandu; masuk hanya dengan mengikuti tur) |
| Pemesanan | Tiket biasanya tersedia di hari yang sama |
| Waktu kunjungan | 1,5 jam |
| Waktu terbaik berkunjung | Pagi hari pada hari kerja, sejak museum buka pukul 08.30 WIB, saat rombongan tur masih kecil dan udara Kaliurang sejuk serta cerah. |
| Cara ke sana | Taksi: Grab, Gojek, atau taksi dari Malioboro atau Stasiun Yogyakarta (Tugu) melalui Jalan Kaliurang menuju Kaliurang Barat — sekitar 25 km, kurang lebih 45–60 menit |
| Alamat | Jl. Boyong, Kaliurang Barat, Hargobinangun, Pakem, Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta, Indonesia (Kaliurang, about 25 km north of Yogyakarta city) |
| Situs resmi | ullensentalu.com |
Diperiksa 25 September 2026 dengan situs resmi. Harga dan jam buka bisa berubah — pastikan sebelum berangkat.
Museum Ullen Sentalu terkenal karena apa?
Museum Ullen Sentalu digagas oleh keluarga Haryono dari Yogyakarta dan dikelola oleh Yayasan Ulating Blencong. Museum ini didirikan pada 1994 dan diresmikan pada 1 Maret 1997 oleh KGPAA Paku Alam VIII, yang saat itu menjabat Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. Namanya merupakan singkatan dari ungkapan Jawa “Ulating Blencong Sejatining Tataraning Lumaku”, yang oleh museum dimaknai sebagai “cahaya adalah penuntun jalan kehidupan” — merujuk pada blencong, lampu minyak yang menerangi pertunjukan wayang kulit. Sejumlah anggota keluarga keraton, termasuk Pakubuwono XII dari Surakarta dan Gusti Nurul dari Mangkunegaran, pernah menjadi penasihat museum.
Museum ini berada di Kaliurang, kawasan peristirahatan dataran tinggi di lereng selatan Gunung Merapi yang pada masa kolonial menjadi tempat berhawa sejuk bagi warga Belanda dan bangsawan Jawa. Galeri-galerinya tidak berada dalam satu gedung, melainkan tersebar di antara taman berundak dan hutan. Guwa Sela Giri adalah galeri yang dibangun dari batu vulkanik, Kampung Kambang berupa rangkaian ruang yang didedikasikan untuk para perempuan keraton, puisi, dan batik, sedangkan ruang-ruang yang lebih baru meliputi Djagad Gallery, Esther Huis bergaya Indis, Sasana Sekar Bawana, dan Skriptorium. Dinding berlumut, relief, dan arca membuat kompleks ini terasa tersembunyi dan berliku bak labirin.
Koleksinya berpusat pada empat keraton keturunan Kerajaan Mataram: Kasunanan Surakarta, Kasultanan Yogyakarta, Mangkunegaran, dan Pakualaman. Lukisan dan foto para raja, permaisuri, dan putri dipajang berdampingan dengan busana keraton, batik yang membandingkan gaya Yogyakarta dan Surakarta, serta surat dan puisi. Koleksi yang ditetapkan sebagai koleksi unggulan oleh Dinas Kebudayaan DIY antara lain lukisan Jumenengan yang menggambarkan tari sakral Bedhaya, lukisan busana pengantin Paes Ageng, dan kain batik Urang Wetan dari Kadipaten Pakualaman. Ruang yang didedikasikan untuk Putri Tineke dan Gusti Nurul menghadirkan kisah-kisah pribadi yang menyentuh.
Kunjungan hanya dapat dilakukan dengan tur berpemandu yang berlangsung sekitar 45 menit. Tur Adiluhung Mataram mencakup Guwa Sela Giri dan Kampung Kambang; tur Skriptorium menelusuri sejarah Jawa dan Nusantara sejak manusia purba hingga berdirinya republik; sedangkan tur Vorstenlanden mengunjungi Djagad Gallery, Esther Huis, dan Sasana Sekar Bawana, lalu ditutup dengan teh dan kue buatan sendiri dari Beukenhof Bakkerij. Tersedia pula English Guided Tour secara terpisah. Pengunjung tidak diperbolehkan memotret di dalam galeri, dan tur terakhir berangkat pukul 15.15 WIB.
Cocok untuk: Pencinta sejarah · Penikmat budaya · Penggemar arsitektur
Berapa lama waktu yang dibutuhkan di Museum Ullen Sentalu?
Luangkan waktu 1,5 jam. Rute berpemandu klasik (tur wajib diikuti) melewati Guwa Sela Giri dan Kampung Kambang, dilanjutkan dengan menikmati pelataran di luar ruangan.
- 1
Guwa Sela Giri
📍 Galeri Guwa Sela Giri
Tur dibuka dengan lukisan dan foto yang memperkenalkan keluarga keraton Mataram — simak kisah di balik setiap potret, karena narasi pemandu adalah inti kunjungan.
- 2
Ruang Puisi Putri Tineke
📍 Kampung Kambang
Bacalah beberapa puisi yang ditujukan kepada putri Surakarta yang sedang patah hati itu; puisi-puisi ini dipajang dalam beberapa bahasa.
- 3
Ruang Gusti Nurul
📍 Kampung Kambang
Foto dan surat putri Mangkunegaran yang kelak menjadi penasihat museum — salah satu ruang paling personal dalam tur.
- 4
Ruang batik
📍 Kampung Kambang
Bandingkan batik keraton Yogyakarta dan Surakarta dengan batik pesisiran yang berwarna-warni dari pesisir utara Jawa.
- 5
Pelataran luar ruangan
📍 Area museum
Setelah tur selesai, berfotolah di antara dinding berlumut, relief, dan arca — satu-satunya tempat yang boleh dipotret.
Koleksi apa yang wajib dilihat di Museum Ullen Sentalu?
Lukisan Jumenengan
Bertema Keraton Yogyakarta · lukisan
Lukisan tari sakral Bedhaya yang dipentaskan di Keraton Yogyakarta setahun sekali untuk memperingati hari penobatan Sultan — ditetapkan Dinas Kebudayaan DIY sebagai salah satu koleksi unggulan museum.
Lukisan busana pengantin Paes Ageng
Bertema Keraton Yogyakarta · lukisan
Lukisan yang merekam secara rinci busana dan tata rias pengantin Paes Ageng, gaya pernikahan paling formal di Keraton Yogyakarta — satu lagi koleksi unggulan museum yang telah ditetapkan.
Batik Urang Wetan
Kadipaten Pakualaman · batik
Kain batik bermotif Urang Wetan yang pernah dikenakan oleh seorang permaisuri di Kadipaten Pakualaman, memperlihatkan bagaimana motif menandakan kedudukan dan makna dalam busana keraton.
Ruang Puisi Putri Tineke
Keraton Surakarta · surat dan puisi, 1939–1947
📍 Kampung Kambang
Puisi dan surat dalam beberapa bahasa, termasuk Belanda, Inggris, dan Indonesia, yang berkaitan dengan Putri Tineke (GRAj Koes Sapariyam) dari Keraton Surakarta pada masa-masa patah hatinya akibat kisah cinta yang tidak direstui keluarganya.
Ruang Gusti Nurul (Ruang Putri Dambaan)
Pura Mangkunegaran · foto dan surat
📍 Kampung Kambang
Foto, puisi, dan surat Gusti Nurul, putri Mangkunegaran yang dikagumi karena kecerdasannya serta kegemarannya berkuda, bermain tenis, dan berenang — hal yang tak lazim bagi perempuan keraton pada zamannya.
Tips berkunjung ke Museum Ullen Sentalu
- 1.
Waktu terbaik berkunjung
Pagi hari pada hari kerja, sejak museum buka pukul 08.30 WIB, saat rombongan tur masih kecil dan udara Kaliurang sejuk serta cerah. Hindari hari Senin (tutup) dan sore hari di akhir pekan, ketika wisatawan harian dari Yogyakarta memenuhi tur; tur terakhir berangkat pukul 15.15 WIB.
- 2.
Tiket & pemesanan
Bayar di loket tiket sesuai tur yang dipilih (Rp50.000–Rp100.000, sudah termasuk pemandu); pengunjung yang tidak berbahasa Indonesia sebaiknya memilih English Guided Tour. Kunjungan rombongan wajib reservasi melalui +62 274 880158, dan rombongan sekolah mendapat tarif khusus.
- 3.
Aksesibilitas
Galeri tersebar di area berundak dan berhutan dengan jalan setapak batu serta anak tangga di antara ruang, sehingga akses tanpa tangga terbatas; hubungi sekretariat sebelum berkunjung untuk membicarakan kebutuhan mobilitas Anda.
- 4.
Aturan foto
Dilarang memotret dan merekam video di dalam galeri selama tur. Pengunjung boleh memotret di area luar ruangan dan di sekitar pintu masuk loket tiket, termasuk di pelataran yang dihiasi deretan arca.
Bagaimana cara ke Museum Ullen Sentalu?
- Taksi Grab, Gojek, atau taksi dari Malioboro atau Stasiun Yogyakarta (Tugu) melalui Jalan Kaliurang menuju Kaliurang Barat — sekitar 25 km, kurang lebih 45–60 menit
- Mobil Bawa kendaraan sendiri atau sewa mobil dengan sopir ke arah utara melalui Jalan Kaliurang hingga kawasan wisata Kaliurang; museum berada di Jl. Boyong, Kaliurang Barat
Alamat: Jl. Boyong, Kaliurang Barat, Hargobinangun, Pakem, Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta, Indonesia (Kaliurang, about 25 km north of Yogyakarta city)
Museum Ullen Sentalu: pertanyaan yang sering diajukan
Berapa harga tiket masuk Museum Ullen Sentalu?
Setiap kunjungan berupa tur berpemandu, dan harganya tergantung rute: Rp50.000 untuk tur Adiluhung Mataram, Rp60.000 untuk tur Skriptorium, serta Rp100.000 untuk tur Vorstenlanden maupun English Guided Tour. Harga sudah termasuk pemandu. Pengunjung perorangan membeli tiket tur di lokasi; kunjungan rombongan wajib reservasi melalui +62 274 880158, dan rombongan sekolah dapat meminta tarif khusus.
Bagaimana jam buka museum dan kapan tur terakhir?
Museum buka Selasa–Minggu pukul 08.30–16.30 WIB dan tutup setiap Senin. Tur terakhir berangkat pukul 15.15 WIB, jadi usahakan tiba sekitar pukul 15.00 agar kebagian tempat. Karena lokasinya cukup jauh dari kota, cek ullensentalu.com atau hubungi sekretariat sebelum berangkat menjelang hari libur nasional atau acara khusus.
Tur mana yang sebaiknya saya pilih?
Tur Adiluhung Mataram adalah pilihan klasik untuk kunjungan pertama, mencakup Guwa Sela Giri dan Kampung Kambang dengan potret keluarga keraton, puisi, dan batik. Tur Skriptorium menelusuri sejarah Jawa sejak manusia purba, melewati Medang dan Majapahit, hingga kemerdekaan. Tur Vorstenlanden berfokus pada Keraton Yogyakarta dan Surakarta, mengunjungi Esther Huis bergaya Indis, dan diakhiri dengan minum teh. Pengunjung yang tidak berbahasa Indonesia sebaiknya memilih English Guided Tour.
Bolehkah memotret di dalam Museum Ullen Sentalu?
Tidak. Memotret dan merekam video tidak diperbolehkan di dalam galeri selama tur. Anda boleh berfoto di area luar ruangan di luar galeri dan di sekitar pintu masuk loket tiket, tempat pelataran berhutan dengan arca dan relief batu menjadi spot foto favorit. Di dalam galeri, simpan kamera Anda dan ikuti penuturan pemandu, yang menjadi jantung kunjungan.
Bagaimana cara ke Museum Ullen Sentalu dari Yogyakarta?
Museum ini berada di Kaliurang, sekitar 25 km di utara pusat Kota Yogyakarta, di lereng Gunung Merapi. Sebagian besar pengunjung datang dengan mobil, taksi, atau taksi online Grab/Gojek melalui Jalan Kaliurang, kurang lebih 45–60 menit dari Malioboro tergantung lalu lintas. Naik transportasi umum mengharuskan beberapa kali berganti kendaraan, jadi menyewa mobil dengan sopir atau memesan taksi online adalah pilihan yang praktis; pertimbangkan untuk mengatur perjalanan pulang sebelum Anda naik ke Kaliurang.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk berkunjung?
Tur berpemandu standar berlangsung sekitar 45 menit. Dengan memperhitungkan waktu menunggu keberangkatan tur berikutnya, menjelajahi pelataran luar ruangan, dan bersantai sesudahnya, sediakan sekitar 1,5 jam di museum, ditambah perjalanan kembali ke Yogyakarta. Banyak pengunjung menjadikannya perjalanan setengah hari dengan menggabungkan kunjungan museum dan singgah di tempat lain di dataran tinggi Kaliurang yang sejuk.
Kapan waktu terbaik untuk berkunjung?
Datanglah tak lama setelah museum buka pukul 08.30 WIB pada hari kerja, saat rombongan tur lebih kecil dan udara pegunungan sejuk serta cerah; pada musim hujan (kira-kira November hingga Maret), sore hari lebih sering berawan dan hujan. Akhir pekan dan libur sekolah di Indonesia mendatangkan banyak wisatawan harian dari kota. Ingat, museum tutup setiap Senin.
Apakah Museum Ullen Sentalu gratis?
Tidak — harga tiket masuk standar adalah Rp50.000 untuk tur Adiluhung Mataram; Rp60.000 untuk tur Skriptorium; Rp100.000 untuk tur Vorstenlanden; Rp100.000 untuk English Guided Tour (sudah termasuk pemandu; masuk hanya dengan mengikuti tur).
Apakah Museum Ullen Sentalu buka hari Senin?
Tidak — Museum Ullen Sentalu tutup setiap hari Senin. Rencanakan kunjungan ke museum lain pada hari tersebut dan periksa situs resmi untuk perubahan jam saat hari libur.