World Museum Guide
Museum Sejarah ⏱ 1–1,5 jam

Monumen Bajra Sandhi

Denpasar · Indonesia · 2003

Monumen Bajra Sandhi, Denpasar

Photo: Anandajoti · CC BY-SA 4.0

Jawaban singkat

Monumen Bajra Sandhi di Renon, Denpasar, adalah monumen setinggi 45 meter berbentuk genta pendeta Hindu Bali yang menampung museum perjuangan rakyat Bali. Buka Senin–Jumat: 08.30–17.00 WITA; Sabtu–Minggu: 09.30–17.00 WITA. Tiket: Rp30.000 untuk wisatawan nusantara dewasa; Rp100.000 untuk wisatawan mancanegara; Rp10.000 untuk mahasiswa; Rp5.000 untuk pelajar. Luangkan waktu 1–1,5 jam.

Informasi pengunjung terakhir ditinjau 22 Oktober 2026. Periksa situs resmi museum untuk informasi terbaru.

Monumen Bajra Sandhi sekilas: jam buka, harga tiket, dan lama kunjungan

Jam buka Senin–Jumat: 08.30–17.00 WITA; Sabtu–Minggu: 09.30–17.00 WITA (Tutup pada hari raya keagamaan besar dan hari libur nasional)
Harga tiket Rp30.000 untuk wisatawan nusantara dewasa; Rp100.000 untuk wisatawan mancanegara; Rp10.000 untuk mahasiswa; Rp5.000 untuk pelajar
Gratis atau diskon Mahasiswa: Rp10.000 · Pelajar: Rp5.000 · Rombongan sekolah yang diundang melalui program Belajar Museum: gratis
Pemesanan Tiket biasanya tersedia di hari yang sama
Waktu kunjungan 1–1,5 jam
Waktu terbaik berkunjung Pagi hari kerja setelah pukul 08.30 WITA paling lengang; akhir pekan paling ramai.
Cara ke sana Jalan kaki: Monumen berdiri di tengah Lapangan Niti Mandala Renon, dekat Kantor Gubernur Bali; jalan setapak melintasi lapangan dari Jalan Raya Puputan
Alamat Jl. Raya Puputan No. 142, Panjer, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, Indonesia
Situs resmi indonesia.travel

Diperiksa 22 Oktober 2026 dengan situs resmi. Harga dan jam buka bisa berubah — pastikan sebelum berangkat.

Monumen Bajra Sandhi terkenal karena apa?

Monumen Perjuangan Rakyat Bali, yang lebih dikenal sebagai Bajra Sandhi, digagas pada 1980 oleh Ida Bagus Mantra yang saat itu menjabat Gubernur Bali. Sayembara desain tahun 1981 dimenangi Ida Bagus Gede Yadnya, kala itu mahasiswa arsitektur Universitas Udayana. Pembangunannya dimulai pada 1987 dan rampung pada 2001, lalu Presiden Megawati Soekarnoputri meresmikannya pada 14 Juni 2003. Monumen ini milik Pemerintah Provinsi Bali dan dikelola UPTD di bawah Dinas Kebudayaan Provinsi Bali; penataan ulang monumen dan lapangannya secara bertahap dimulai pada 2015.

Namanya berasal dari bajra, genta yang dibunyikan pendeta Hindu saat merapalkan mantra, dan bangunannya menjulang di tengah Lapangan Niti Mandala Renon, di atas lahan seluas 13,8 hektare dekat Kantor Gubernur Bali. Angka-angkanya melambangkan hari kemerdekaan: 17 anak tangga di pintu utama, delapan tiang agung, dan tinggi 45 meter menandai 17 Agustus 1945. Rancangannya juga mengambil konsep Lingga-Yoni serta Tri Mandala dan Tri Angga, sedangkan kolam di sekeliling monumen melambangkan lautan susu yang mengitari gunung suci.

Di dalamnya, museum terbagi atas tiga lantai. Lantai dasar berisi ruang informasi, perpustakaan, toko suvenir, dan pameran 62 foto perlawanan rakyat Bali terhadap Belanda, sebagian asli dan sebagian reproduksi. Lantai tengah, yang dibangun mengelilingi kolam bundar Puser Tasik, dikelilingi 33 diorama berukuran sekitar 6 m², disusuri searah jarum jam mulai dari manusia berburu sekitar 3.000 SM, sistem banjar dan subak, perlawanan Patih Jelantik terhadap Belanda tahun 1846, dan Puputan Badung 1906, hingga pertempuran terakhir I Gusti Ngurah Rai di Marga dan masa pembangunan 1950–1975.

Tangga spiral bernama Tapak Dara naik dari kolam menuju ruang peninjauan di lantai teratas, yang berjendela di semua sisi menghadap Renon; karena tangga ini disucikan, perempuan yang sedang menstruasi diminta tidak menaikinya. Monumen buka mulai pukul 08.30 WITA pada hari kerja dan 09.30 WITA pada akhir pekan, tutup pukul 17.00 dan pada hari raya besar. Jumlah pengunjungnya 45.609 orang pada 2025. Setiap Minggu pukul 06.00–10.00 WITA lapangan di sekitarnya menjadi kawasan bebas kendaraan yang ramai pejalan kaki dan pelari, dan akhir pekan umumnya menjadi waktu tersibuk di dalam monumen.

Cocok untuk: Pencinta sejarah · Keluarga · Fotografer

Koleksi apa yang wajib dilihat di Monumen Bajra Sandhi?

1

Patih Jelantik merobek surat Belanda

Diorama · Buleleng, 1846

📍 Ruang diorama, lantai tengah

I Gusti Ketut Jelantik dari Buleleng merobek surat Gubernur Jenderal Belanda dengan kerisnya di hadapan Raja Klungkung — sikap yang memicu Perang Jagaraga 1848–1849.

2

Perang Kusamba

Diorama · Klungkung, 1849

📍 Ruang diorama, lantai tengah

Laskar Kusamba pimpinan I Dewa Agung Putra Kusamba menyerang kubu Belanda yang dipimpin Jenderal Michiels, yang tewas dalam pertempuran itu.

3

Puputan Badung

Diorama · Badung, 1906

📍 Ruang diorama, lantai tengah

Raja Badung bersama keluarga dan rakyatnya yang berpakaian serba putih menghadapi Belanda dengan tekad berperang sampai mati — puputan yang kini menjadi nama alun-alun pusat Denpasar.

4

Surat I Gusti Ngurah Rai, 18 Mei 1946

Dokumen · masa revolusi

Balasan Ngurah Rai yang menolak kehadiran Belanda, dengan kalimat 'tentang keamanan di Bali adalah urusan kami', termasuk surat-menyurat dengan NICA yang disimpan monumen ini.

5

Tangga Tapak Dara dan ruang peninjauan

Ida Bagus Gede Yadnya · rampung 2001

📍 Lantai teratas

Tangga spiral yang disucikan ini naik dari kolam Puser Tasik ke ruang teratas berjendela di semua sisi, dengan pemandangan Renon hingga Kantor Gubernur.

Koleksi dan sorotan

  • • 33 diorama sejarah Bali
  • • 62 foto perlawanan terhadap Belanda
  • • Surat-menyurat I Gusti Ngurah Rai dan NICA
  • • Perpustakaan dan ruang informasi bangunan
  • • Ruang peninjauan di lantai teratas

Tips berkunjung ke Monumen Bajra Sandhi

  1. 1.

    Waktu terbaik berkunjung

    Pagi hari kerja setelah pukul 08.30 WITA paling lengang; akhir pekan paling ramai. Setiap Minggu lapangan bebas kendaraan pukul 06.00–10.00, sebelum monumen buka pukul 09.30.

  2. 2.

    Tiket & pemesanan

    Bayar di lokasi: Rp30.000 wisatawan nusantara dewasa, Rp100.000 wisatawan mancanegara, Rp10.000 mahasiswa, dan Rp5.000 pelajar. Pengunjung perorangan tidak perlu memesan.

  3. 3.

    Aksesibilitas

    Belum ada informasi aksesibilitas yang dipublikasikan. Pintu masuk dicapai lewat 17 anak tangga dan ruang peninjauan hanya bisa diakses lewat tangga spiral, jadi pengunjung dengan keterbatasan mobilitas sebaiknya menghubungi pengelola lebih dulu.

  4. 4.

    Aturan foto

    Tidak ada larangan memotret yang dipublikasikan; jendela di lantai teratas menawarkan pemandangan terbaik. Hormati tangga Tapak Dara yang disucikan — perempuan yang sedang menstruasi diminta tidak menaikinya.

Bagaimana cara ke Monumen Bajra Sandhi?

  • Jalan kaki Monumen berdiri di tengah Lapangan Niti Mandala Renon, dekat Kantor Gubernur Bali; jalan setapak melintasi lapangan dari Jalan Raya Puputan
  • Taksi Naik Grab, Gojek, atau taksi ke Jalan Raya Puputan No. 142, Renon; Museum Bali di pusat kota berjarak sekitar 2,5 km ke arah barat laut

Alamat: Jl. Raya Puputan No. 142, Panjer, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, Indonesia

Sumber yang kami periksa

Fakta pengunjung dan sejarah di halaman ini berasal dari sumber berikut, diperiksa pada tanggal yang tertera.

  1. Histori Perjuangan Rakyat Bali di Monumen Bajra Sandhi (9 August 2026) — detikBali, 22 Oktober 2026
  2. Jangan Cuma ke Pantai, Ini Rute Buat Kamu yang Ingin Berwisata di Denpasar (25 September 2026) — detikBali, 22 Oktober 2026
  3. Aneka Cara Museum Menarik Generasi Muda (9 August 2026) — detikBali, 22 Oktober 2026
  4. Bajra Sandhi, Rekreasi Miniatur Sejarah Rakyat Bali — Dinas Pariwisata Kota Denpasar (Denpasar City Tourism Office), 22 Oktober 2026
  5. Museum Bajra Sandhi, Menapaki Sejarah Perjuangan Bali di Jantung Denpasar (13 October 2025) — Good News From Indonesia, 22 Oktober 2026
  6. UPTD Monumen Perjuangan Rakyat Bali — Wonderful Indonesia (Ministry of Tourism), 22 Oktober 2026
  7. Bajra Sandhi Monument — Wikipedia, 22 Oktober 2026

Monumen Bajra Sandhi: pertanyaan yang sering diajukan

Berapa harga tiket masuk Monumen Bajra Sandhi?

Pada Agustus 2026, Kepala UPTD Monumen Perjuangan Rakyat Bali menyebut tarifnya Rp30.000 untuk wisatawan nusantara dewasa, Rp100.000 untuk wisatawan mancanegara, Rp10.000 untuk mahasiswa, dan Rp5.000 untuk pelajar. Sebagian panduan masih mencantumkan tarif lama Rp25.000. Tiket dijual di lokasi, dan sekolah yang diundang melalui program Belajar Museum tidak perlu membayar.

Di mana lokasi Monumen Bajra Sandhi dan bagaimana cara ke sana?

Monumen berdiri di tengah Lapangan Niti Mandala, Renon, Denpasar bagian tenggara, di Jalan Raya Puputan No. 142, dekat Kantor Gubernur Bali. Grab, Gojek, dan taksi menurunkan penumpang di jalan sekeliling lapangan. Museum Bali di pusat kota berjarak sekitar 2,5 km ke arah barat laut, dan Museum Le Mayeur di Sanur hanya sebentar berkendara ke timur.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk berkeliling Monumen Bajra Sandhi?

Sediakan 1–1,5 jam. Sebagian besar waktu habis untuk menyusuri 33 diorama searah jarum jam di lantai tengah, lengkap dengan keterangan singkat dalam bahasa Bali, Indonesia, dan Inggris; tambahkan waktu untuk pameran 62 foto di lantai dasar dan menaiki tangga spiral ke ruang peninjauan.

Apa saja yang paling menarik di Monumen Bajra Sandhi?

Rangkaian 33 diorama adalah inti kunjungan: carilah adegan Patih Jelantik merobek surat Belanda tahun 1846, laskar Kusamba yang menewaskan Jenderal Michiels tahun 1849, dan Puputan Badung 1906 dengan rakyat berpakaian serba putih. Lantai dasar memajang 62 foto perlawanan, monumen ini menyimpan surat-menyurat I Gusti Ngurah Rai dengan Belanda, dan lantai teratas menyuguhkan panorama 360 derajat.

Bolehkah memotret di dalam Monumen Bajra Sandhi?

Tidak ada larangan memotret yang dipublikasikan, dan ruang peninjauan di lantai teratas yang berjendela di semua sisi menjadi tempat favorit untuk memotret Renon. Di dalam, hormati tangga spiral Tapak Dara: tangga ini disucikan, dan sesuai kepercayaan Hindu Bali, perempuan yang sedang menstruasi diminta tidak menaikinya ke lantai teratas.

Apakah Monumen Bajra Sandhi buka hari Minggu?

Ya, pukul 09.30–17.00 WITA. Sebelumnya, pukul 06.00–10.00, lapangan di sekitar monumen menjadi kawasan bebas kendaraan yang ramai pejalan kaki, pelari, dan komunitas, sehingga kunjungan hari Minggu cocok digabung dengan jalan pagi. Akhir pekan adalah waktu tersibuk, dan monumen tutup pada hari raya keagamaan besar serta hari libur nasional.

Apakah Monumen Bajra Sandhi gratis?

Tidak untuk pengunjung umum. Tiket masuk Rp30.000 untuk wisatawan nusantara dewasa dan Rp100.000 untuk wisatawan mancanegara; mahasiswa membayar Rp10.000 dan pelajar Rp5.000. Hanya rombongan sekolah yang diundang lewat program Belajar Museum yang masuk gratis.

Jam berapa Monumen Bajra Sandhi buka?

Monumen Bajra Sandhi buka Senin–Jumat: 08.30–17.00 WITA; Sabtu–Minggu: 09.30–17.00 WITA (Tutup pada hari raya keagamaan besar dan hari libur nasional). Jam buka dapat berubah saat hari libur, jadi periksa situs resmi sebelum berkunjung.