Museum Bali
Tutup sementara
Tutup untuk kunjungan sejak 10 Agustus 2026 hingga akhir November 2026 selama atap ijuk Gedung Buleleng, Gedung Tabanan, dan Gedung Karangasem diganti; layanan administrasi, perpustakaan, dan penelitian tetap buka.
Photo: PHGCOM · CC BY-SA 3.0
Jawaban singkat
Museum Bali: Tutup untuk kunjungan sejak 10 Agustus 2026 hingga akhir November 2026 selama atap ijuk Gedung Buleleng, Gedung Tabanan, dan Gedung Karangasem diganti; layanan administrasi, perpustakaan, dan penelitian tetap buka.
Informasi pengunjung terakhir ditinjau 22 Oktober 2026. Periksa situs resmi museum untuk informasi terbaru.
Museum Bali sekilas: jam buka, harga tiket, dan lama kunjungan
| Status | Tutup untuk kunjungan sejak 10 Agustus 2026 hingga akhir November 2026 selama atap ijuk Gedung Buleleng, Gedung Tabanan, dan Gedung Karangasem diganti; layanan administrasi, perpustakaan, dan penelitian tetap buka. |
|---|---|
| Alamat | Jl. Mayor Wisnu No. 1, Dangin Puri, Denpasar Timur, Denpasar, Bali 80232, Indonesia |
| Situs resmi | instagram.com |
Diperiksa 22 Oktober 2026 dengan situs resmi. Harga dan jam buka bisa berubah — pastikan sebelum berangkat.
Museum Bali terkenal karena apa?
Museum Bali adalah museum tertua di Pulau Dewata. Pendiriannya berawal dari keprihatinan W. F. J. Kroon, asisten residen Belanda untuk Bali Selatan, karena banyak benda antik Bali dibawa ke Belanda setelah perang puputan; pembangunannya dimulai pada 1910. Kroon melibatkan arsitek Jerman Curt Grundler serta dua undagi Bali, I Gusti Ketut Rai dan I Gusti Ketut Gede Kandel, dengan dukungan raja-raja Karangasem, Buleleng, Tabanan, Bangli, Negara, dan Badung. Museum ini resmi dibuka untuk umum pada 8 Desember 1932, dan sejak otonomi daerah tahun 2000 dikelola Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kebudayaan.
Kompleks museum sengaja memadukan dua jenis bangunan utama Bali. Unsur pura tampak pada atap ijuk dan bale kulkul, sedangkan unsur puri hadir lewat bale bengong dan taman beji. Koleksinya ditata menurut konsep Tri Mandala, dan nama gedungnya diambil dari kerajaan yang rajanya membantu pembangunan: Gedung Timur yang bertingkat dua, lalu Gedung Buleleng, Gedung Karangasem, dan Gedung Tabanan; dua gedung terakhir menyimpan benda-benda yang tergolong sakral. Museum berdiri di sisi timur Lapangan Puputan Badung, dekat bekas lokasi puri Denpasar yang hancur dalam intervensi Belanda tahun 1906.
Museum ini menyimpan 16.891 koleksi, termasuk 7.801 numismatika (koin, uang kertas, token, dan medali), 2.765 karya seni rupa, dan 321 naskah kuno, yang berasal antara lain dari balai lelang Belanda, peninggalan pelukis Walter Spies, dan hasil ekskavasi; tema pamerannya berganti setiap dua tahun. Lantai dasar Gedung Timur menampilkan prasejarah, termasuk replika rangka Homo sapiens dan sarkofagus batu dari Gilimanuk, sementara lantai atasnya berisi benda upacara Panca Yadnya, dari genta hingga bade untuk ngaben. Gedung Buleleng mengisahkan sejarah uang dari barter hingga uang kepeng, Gedung Karangasem dikhususkan bagi cili, dan Gedung Tabanan memamerkan keris.
Museum Bali sedang menjalani penggantian atap: museum ditutup untuk pengunjung sejak 10 Agustus 2026 dan dijadwalkan dibuka kembali akhir November 2026, sementara hanya layanan perpustakaan dan penelitian yang tetap buka. Pada hari biasa, museum buka setiap hari pukul 08.00–16.30 WITA dan tutup pada hari libur nasional; tiketnya Rp30.000 untuk wisatawan nusantara dewasa dan Rp100.000 untuk wisatawan mancanegara. Kode QR di samping banyak koleksi terhubung ke video singkat, dan rombongan besar diminta memesan lewat akun Instagram resmi @sahabatmuseumbali. Museum ini mencatat 29.461 pengunjung pada 2025, sekitar sepertiganya pelajar.
Cocok untuk: Pencinta sejarah · Pengunjung pertama kali · Pencinta arsitektur
Koleksi apa yang wajib dilihat di Museum Bali?
Replika kubur Gilimanuk
Bali prasejarah · situs Gilimanuk, Jembrana
📍 Gedung Timur, lantai dasar
Replika rangka Homo sapiens beserta bekal kubur dan sarkofagus batu dari situs Gilimanuk; aslinya disimpan di Museum Manusia Purba Gilimanuk di Bali barat.
Bade (menara pengusung jenazah)
Bali · sarana upacara
📍 Gedung Timur, lantai atas
Menara bertingkat untuk mengusung jenazah dalam upacara ngaben, dipamerkan bersama genta dan sarana upacara Panca Yadnya lainnya.
Cili, lambang kesuburan
Bali · seni upacara
📍 Gedung Karangasem
Satu gedung penuh dikhususkan bagi cili, figur yang dikaitkan dengan Dewi Sri dan dianggap lambang kesuburan serta kesejahteraan.
Uang kepeng dan uang upacara
Mata uang Tiongkok dan Bali
📍 Gedung Buleleng
Uang kepeng berlubang dan uang upacara seperti pis tapisan, pis jan, dan pis penyeneng, disajikan dalam kisah sejarah tukar-menukar yang diawali kerang dan barter.
Koleksi keris
Bali · berbagai masa
📍 Gedung Tabanan
Keris yang identik dengan pusaka raja, termasuk keris yang diperoleh dari balai lelang Belanda, dipamerkan di ruang terakhir alur kunjungan.
Koleksi dan sorotan
- • Temuan prasejarah dan replikanya
- • Sarana upacara Panca Yadnya
- • Uang kepeng, koin, uang kertas, dan medali
- • Cili dan citra Dewi Sri
- • Keris dan benda pusaka
- • Kain tradisional, lukisan, dan ukiran
- • Lontar dan naskah kuno lainnya
- • Benda-benda masa kolonial
Sumber yang kami periksa
Fakta pengunjung dan sejarah di halaman ini berasal dari sumber berikut, diperiksa pada tanggal yang tertera.
- Museum Bali: Etalase Kebudayaan Pulau Dewata (9 August 2026) — detikBali, 22 Oktober 2026
- Museum Bali Akan Tutup hingga November karena Direnovasi (6 August 2026) — detikBali, 22 Oktober 2026
- Museum Bali, Destinasi Wisata Edukatif di Denpasar dan Program Bioskop Keliling (14 December 2025) — detikBali, 22 Oktober 2026
- Aneka Cara Museum Menarik Generasi Muda (9 August 2026) — detikBali, 22 Oktober 2026
- Mengenal Bali dari Museum Tertua — Dinas Pariwisata Kota Denpasar (Denpasar City Tourism Office), 22 Oktober 2026
- Museum Bali — Wonderful Indonesia (Ministry of Tourism), 22 Oktober 2026
- UPTD Museum Bali — Wonderful Indonesia (Ministry of Tourism), 22 Oktober 2026
- Bali Museum — Wikipedia, 22 Oktober 2026
Museum Bali: pertanyaan yang sering diajukan
Apakah Museum Bali sedang buka?
Tidak untuk kunjungan. Museum Bali tutup bagi pengunjung sejak 10 Agustus 2026 karena atap ijuk Gedung Buleleng, Gedung Tabanan, dan Gedung Karangasem diganti, proyek senilai Rp5 miliar yang ditargetkan selesai akhir November 2026. Layanan administrasi, perpustakaan, dan penelitian tetap buka. Pantau akun Instagram @sahabatmuseumbali untuk kepastian tanggal buka kembali sebelum berangkat.
Berapa harga tiket masuk Museum Bali?
Wisatawan nusantara dewasa membayar Rp30.000 dan wisatawan mancanegara Rp100.000, sesuai keterangan museum yang diberitakan pada Agustus 2026. Mahasiswa membayar Rp10.000, sedangkan pelajar dan anak-anak Rp5.000. Rombongan kecil cukup membeli tiket di pintu masuk, sementara rombongan besar diminta memesan lebih dulu lewat akun Instagram museum. Panduan lama yang menyebut Rp25.000 atau lebih murah sudah tidak berlaku.
Di mana lokasi Museum Bali dan bagaimana cara ke sana?
Museum Bali berada di Jalan Mayor Wisnu No. 1, Dangin Puri, pusat Kota Denpasar, di sisi timur Lapangan Puputan Badung dan tepat bersebelahan dengan Pura Jagatnatha. Kebanyakan pengunjung datang dengan Grab, Gojek, atau taksi; dari lapangan cukup berjalan kaki sebentar. Monumen Bajra Sandhi di Renon berjarak sekitar 2,5 km ke arah tenggara.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk berkeliling Museum Bali?
Sediakan 1–1,5 jam untuk menjelajahi keempat gedung: dua lantai Gedung Timur, lalu Gedung Buleleng, Gedung Karangasem, dan terakhir Gedung Tabanan sebagai ruang pamer penutup. Tambahkan waktu jika ingin memindai kode QR di samping koleksi, yang membuka video singkat tentang sejarahnya, atau jika menyewa pemandu di pintu masuk.
Apa saja koleksi unggulan Museum Bali?
Carilah replika kubur Gilimanuk beserta sarkofagus batunya di ruang prasejarah, bade untuk ngaben di antara sarana upacara di lantai atas Gedung Timur, kisah uang kepeng di Gedung Buleleng, figur cili lambang kesuburan di Gedung Karangasem, dan koleksi keris di Gedung Tabanan. Bangunannya sendiri, perpaduan arsitektur pura dan puri, juga layak dinikmati.
Bolehkah memotret di dalam Museum Bali?
Museum tidak memublikasikan aturan foto untuk pengunjung umum, dan sebagian koleksi dipajang terbuka tanpa kaca, jadi berhati-hatilah agar tidak menyentuhnya. Sesi foto prewedding dan sejenisnya dikenai biaya terpisah — portal pariwisata nasional mencantumkan Rp500.000 untuk prewedding — jadi tanyakan di loket sebelum memakai tripod atau mengadakan pemotretan.
Bisakah kunjungan ke Museum Bali digabung dengan tempat wisata lain di Denpasar?
Bisa. Museum ini berdiri di Lapangan Puputan Badung, lokasi perang puputan melawan Belanda tahun 1906, bersebelahan dengan Pura Jagatnatha, sehingga ketiganya mudah dikunjungi sekaligus dengan berjalan kaki. Dinas Pariwisata Kota Denpasar memasukkan museum ini dalam paket Wisata Kota, dan Monumen Bajra Sandhi, yang dioramanya melanjutkan kisah perjuangan rakyat Bali, hanya sebentar berkendara ke Renon.
Apakah Museum Bali gratis?
Tidak. Tiket masuk Rp30.000 untuk wisatawan nusantara dewasa dan Rp100.000 untuk wisatawan mancanegara. Harga khusus berlaku bagi mahasiswa (Rp10.000) serta pelajar dan anak-anak (Rp5.000). Saat ini museum juga sedang tutup untuk kunjungan hingga akhir November 2026.